The Raddest Red Retrosport, Padma Motorsport Binter AR125

In IAmWhatIRide

10 November 2013, for some of us maybe remember it as a day of great victory for Marc Marquez and Repsol Honda. For highly-talented young rider, energetic and 24/7 smiling, he deserved to put his name on history. Well, unlike me, on that day at Djarum Black Classic Showdown – Nostalgic Hero event held at Jogja Expo Center, there’s something to amaze & amuse me. More precisely, something that makes me drooling as dam in the rainy season …

10 November 2013, mungkin sebagian dari kita mengingatnya sebagai hari kemenangan besar Marc Marquez & Repsol Honda. Untuk rider muda yang bertalenta, penuh semangat & 24/7 tersenyum, he deserved to put his name on history. Well, berbeda dengan saya, pada hari itu di JEC, pada acara Djarum Black Classic Showdown – Nostalgic Hero, terjadi juga sesuatu yang memukau iman saya. Lebih tepatnya, sesuatu yang membuat air liur saya menetes seperti bendungan di musim hujan…

Padma Motorsport x Robot Motor Kawasaki Binter AR125 shootupnride.com (6)

Yeah, this is it. One of the tidiest and cleanest Star Light / Binter AR125 that I’d ever seen. With its fiery Sunbeam Red & Polar White color combination, that forcing my eyes and heart to observe and immortalize its sexy shape. Call me cheesy, but honestly…Compared to another retro and customized bike, this legendary Japanese bike makes my pants tighter.

Yeah, this is it. One of the tidiest & cleanest Bintang Terang / Binter AR125 that I’d ever seen. Dengan kombinasi warna Sunbeam Red dengan Polar White yang merona, memaksa mata & hati saya untuk melihat & mengabadikannya. Panggil saya kampungan, tapi jujur…Dibanding motor-motor retro & kustom lainnya, motor legendaris Jepang ini yang paling membuat celana saya entah mengapa, menyempit.

Padma Motorsport x Robot Motor Kawasaki Binter AR125 shootupnride.com (13)

AR125, is one kind of bike that “too soon” to entering Indonesia. Water-cooled, 6-speed transmission, RRIS tech (Rotary Reed valve Intake System, I’m not an 2-stroke expert, but it said the fuel intake system incorporating reed valve & rotary system derived from KR250 GP bike = Awesome).

AR125, adalah salah satu motor yang “terlalu cepat” masuk ke Indonesia. Water-cooled, 6-percepatan, teknologi RRIS (Rotary Reed valve Intake System, saya bukan pakar 2-tak, tapi katanya sistem asupan bahan bakarnya mensinergikan katup buluh & rotary ala motor KR250 GP = Awesome).

Padma Motorsport x Robot Motor Kawasaki Binter AR125 shootupnride.com (3)

Monoshock multi-link, in Indonesia 80’s motorcycle era maybe only sported by large-capacity sport bikes, but Kawasaki boldly put it on AR125 that imported into Indonesia at 1984. And it suits well, complementing other futuristic features that planted over it GPz-derived multi-tube spine frame.

Monoshock multi-link, pada era 80an di Indonesia mungkin hanya dimiliki oleh motor-motor sport berkapasitas mesin besar, tapi Kawasaki dengan berani memasang unit suspensi itu pada AR125 yang masuk ke Indonesia pada tahun 1984. And it suits well, melengkapi fitur-fitur futuristis lain yang terbenam di rangka multi-tube spine ala GPz.

Padma Motorsport x Robot Motor Kawasaki Binter AR125 shootupnride.com (1)

Ah, the more I stared details of this Robot Motor, Godean Yogyakarta-tuned, the wilder my imagination, riding it at 80’s era. With 22HP on tap and the tire technology of that era…Every riding with AR125 definitely always bring thrilling sensation!

Ah, makin lama saya memelototi detail-detail motor yang dibangun oleh Robot Motor, Godean Yogyakarta ini, saya jadi membayangkan bagaimana mengendarainya pada era 80an. Dengan 22hp ditangan dan teknologi ban pada zaman itu…Setiap riding bersama AR125 pasti mendebarkan!

Padma Motorsport x Robot Motor Kawasaki Binter AR125 shootupnride.com (7)

Unfortunately, when I busy taking pictures while wiping my saliva, Dhito & Mas Adi that also accompanied me, often tantalizing me with magic words :

“Hey, yesterday I find AR125 on neglected form, and I own AR125 Malaysian-spec five spokes rim in my garage, interested Rey?”

Sialnya, melihat saya sibuk mengabadikan motor ini sekaligus menyeka air liur, Dhito & Mas Adi yang juga menemani saya malah rutin mengompori saya :

“Hey, kemarin saya menemukan AR125 kondisi bahan, dan di gudang saya ada velg palang-lima OEM AR125 spek Malaysia.”

Padma Motorsport x Robot Motor Kawasaki Binter AR125 shootupnride.com (7)

Damn, now my dreams ain’t be same again, dreaming about riding those 2-stroke retro sportbikes with its agile, slim & temperamental character. Now I mention it, I remember about our fellow rider bike that often stays at SNR office. Wait about that bike coverage, after I cleaned my keyboard from my own saliva…

Damn, makin tidak nyenyak saja mimpi saya setiap malam, membayangkan riding motor-motor sport retro 2-tak dengan karakter yang lincah, langsing & temparemental…Now I mention it, saya jadi teringat karakter motor milik seseorang yang rajin istirahat di kantor SNR. Tunggu ulasan motor teman saya itu di SNR, setelah saya membersihkan keyboard dari air liur…

9 Comments

  1. Wah AR125 :mrgreen:
    motor light sport bike yang lahir prematur di Indonesia
    akhirnya dulu terpaksa jadi lawannya motor komuter kayak GL dan RX :mrgreen:
    katanya ada sensor yang kalau standarnya gak naik semua, mesin motor gak mau diidupin :D – keren admin :mrgreen:

    btw, AR125 yang masuk indonesia itu pake velg cw apa velg ruji sih?
    kok ada yang bilang ini motor dgn velg cw pertamax di indo, lha tapi yg difoto atas masih pake ruji :roll:

    • Wah? Baru tahu kalau ada sidestand sensornya? Setahu saya Kawasaki baru pasang di KLX250 deh?

      AR125 yang masuk Indonesia itu yang pakai velg ruji, knalpot model lurus…

      • ada sidestand atau gak saya kurang paham Rey – wong gak pernah punya, taunya juga dari internet :D
        ooo knalpot model lurus

Submit a comment