IAMWHATIRIDE : Felix Salvata Gannis & Stefanie

In Guest Writer, IAmWhatIRide, [StRiders]

Felix-Redbike92-Supra-X-125-shootupnride.com

Guys, artikel kali ini agak beda dari biasanya, bukan saya, atau yang gemuk, atau Clark Kent KW-10 yang berbagi cerita. Kali ini ada teman kami, yang saya yakin kalian yang suka blogwalking sudah pada tahu: Felix sang Redbike92.
Saya ngga bakal lama-lama nahan kalian, biar orangnya yang langsung bercerita.

Guys, today’s article is a little bit different. It’s not me, neither the fat one, or the 10th grade Clark Kent replica who will tell the story. This time we have our friend, a well known young Indonesian moto-blogger: Felix the Redbike92. So let’s begin.

Halo Striders, perkenalkan, nama saya Felix, arek Surabaya. Saya cuma penulis tamu disini. Kenapa saya pengen menulis disini? Hahaha, biar eksis lah, gak gak gak, saya cuma mau berbagi cerita saja. Katanya SnR kan tempat berbagi cerita bikers dan sepeda motornya?

Hi Striders, let me introduce my self. My name is Felix, from Surabaya. I just a guest writer in this blog. Why I want to write something here? Hahaha, I want to become popular! Just kidding bro, I just want share some story here, and I heard SnR is the right place to do that.

Felix-Redbike92-Supra-X-125-shootupnride.com

Saya cuma mengendarai Honda Supra keluaran tahun 2009, bebek 125cc paling lambat di kelasnya, dan saya namai sepeda motor saya Stefanie, yang artinya “Dimahkotai”. Alasan kedua motor saya dinamai Stefanie adalah, nama Stefanie terdengar lebih manis dibandingkan Supri (banyak pemilik Honda Supra menamai Supra-nya dengan nama Supri :mrgreen:)

I ride 2009 Honda Supra, 125cc slowest club in it’s class, and i named her Stefanie, Stefanie means “crowned”. Second reason why my motorcycle named Stefanie, Stefanie sounds cuter than Supri (many Supra Owner named their Supra, with name Supri :mrgreen: )

Felix-Redbike92-Supra-X-125-shootupnride.com

Sebetulnya, Supra 125 (kata STNK namanya NF125R) bukan sepeda motor impian saya. Waktu itu saya ingin motor sport yang macho, sebut saja Ninja, Tiger, atau V-ixion lah (waktu Stefanie dibeli, saya masih polos, jadi belum kenal merek moge macam Ducati atau Aprilia). Tetapi karena sadar orang tua saya tidak memiliki terlalu banyak uang, maka saya menerima saja bebek berlogo sayap buntung ini.

Actually, Supra 125 (on paper, her name is NF125R) wasn’t my dream motorcycle. At that time, i want macho light sports bike, like Ninja, Tiger, or minimal, i want a V-ixion (when my parents bought Stefanie, I’m still ‘green’ and never heard big motorcycle brand like Ducati or Aprilia). But, i knew my parents dont have too much money, so i just enjoying my new 125 cub.

Ok, Stefanie tidak terlalu buruk juga kok. Yang paling menyenangkan dari sepeda motor ini adalah setirnya enteng, jadi mudah dikendalikan. Kedua, bensinnya irit sekali, dan yang ketiga, biaya perawatan dan harga sparepartsnya sangat murah (apalagi bukan spareparts orisinil).

Ok, Stefanie is not a that bad, actually. The most enjoyable thing of this motorcycle is her very light steering, so I can handle her easily. Secondly, Stefanie has good efficiency at fuel consumption, and thirdly, Stefanie just need a few money at maintaining cost and spare-parts.

Felix-Redbike92-Supra-X-125-shootupnride.com

Jadi kemana saja Stefanie sudah saya bawa? Ok, harus diakui Stefanie baru pergi paling jauh 120 km dari garasinya, tapi tidak bisa dibilang dia ratu garasi, karena setiap hari dia selalu menemani saya, kemana saja, dan kapan saja.

So, how long i was ride Stefanie? Ok, Stefanie has been go just about 120 kms from her garage, but you can’t say Stefanie just a garage queen, because everyday, she always go with me, everywhere, and everytime.

Wah enak ya, Stefanie jalannya cuma di aspal-aspal mulus. Yup, 89% rute Stefanie adalah jalan aspal, tapi tahu sendiri kan, aspal di Indonesia gak ada yang semulus paha-nya Hsiao Fan. 11% sisanya, saya ajak Stefanie fitnes dijalanan rusak, hahaha.

Wow, Stefanie has a great life, you just ride her in good asphalted road, dont you? Yes, 89% of Stefanie’s route is asphalted road, but as you know, asphalted road in Indonesia isn’t flawless as Hsiao Fan’s thigh. And 11% of Stefanie’s route is terrible road, hahaha.

Harus diakui, saya masih kepengen kendaraan lain yang lebih bertenaga, sebut saja Thunder 250 second atau Inazuma 250. Meskipun begitu, belum kepikiran tuh untuk menjual Stefanie, bagaimana juga 35.000km bukan jarak yang singkat untuk saya mudah melupakan Stefanie.

Honestly, I still want faster vehicle, let’s say secondhand Thunder 250 or Inazuma 250. But, I still don’t have any reason i must sell Stefanie, 35.000km is not a short distance that I can easily forget Stefanie…

————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————

That’s the story from Felix, about his pride, Stefanie. Thanks for sharing, matey. Hope your story will inspire other Striders out there.

Dan sebagai penutup, Reyhan said:
Ingin motor anda terkenal dalam dunia internet? Rekam video ini dalam versi anda, dan upload di youtube

Enggak. Just send your pics (1024px size is best) and your stories to us to shootupnride@gmail.com, or maybe contact us at our fanpage here. See ya!

24 Comments

  1. I love when people just love their ride. Regardless of what brand, engine capacity and what so ever. It’s the love for the ride, baby! Spread the looove!

      • bah, ngga juga
        Supra bisa 120 lebih…Athlete juga demikian (emang mentok segitu). Dan kita naik motor ngga ngomongin top speed aja ko, tapi akselerasi juga. Dan memang beda2 tipis lah ya hahaha…

  2. senasib sama kankkunk.wp.com , pakenya supra :v
    kemarin supranya kankkunk isi bensin fulltank bisa turing jogja-bantul-pacitan 160km, motor ane 145km aja indikator bensinnya udah kedap kedip kayak ultraman sekarat :P

    • ah gak seirit itu juga kok kak Yuda :D
      Fani lagi sesak napas, ‘paru-paru besi’nya kotor, jadi agak boyos :D

    • kayake ada yg nyebut-nyebut blogku yak.. :mrgreen:

      anyway, yeah, supra 125 memang bukan motor yang powerfull, tapi menurutku buat menikmati perjalanan memang partner yang pas.. 8-) ya mungkin buat orang lain penilaian akan berbeda.. :) *ya maklum kemana-mana bawa supra :lol:

      *tumben komentar disini, biasanya cuma baca-baca dan kagum sama tulisan di SnR.. :D

      • Hehehe, ya jangan komen aja Mas, kirim juga foto-foto Mas & Supra-nya, love the Sermo Photoblog di blog Mas :D

        • mwihihihi. kalo mau ikut nulis caranya gimana mas?bilingual?maklum nyubi banget. disini keseringan terpesona foto-foto dan share dari penulis-penulisnya mas. hehehe. :D
          emm. about sermo. menurutku juga memang penuh kesan mas. maturnuwun. hehehe. :)

      • hasil turing ke pacitan, lampu copot :v
        gimana tuh kondisinya? pake ditali rafia sama ipan, jadi lahir aliran baru, irfanism apa ipanaseism :v

  3. wehh horee :D
    akhirnya tulisan saya dimuat di SnR
    *peluk-sama-ciumin-admin-satu-persatu :D

    btw, gak ada yang tanya Hsiao Fan itu siapa ya hehehe :mrgreen:

  4. keren nih, arek suroboyo ! btw caranya jadi guest writer gmn bro ?

Submit a comment