Imagine, Illuminate, Inspire, WeekEnd LED Custom Hayate 125

In IAmWhatIRide, [StRiders]

I believe, frustration arise from imperfection is the main fuel, a high-octane one, for an artisan’s spirit. The spirit to criticize a creation….thus make something more out of it. But be advice, not all self-declared artisan are able to actualize their idea into their work. Such kind of work needs a special talent to be done with, and it is what distinct and define an artisan.

Tonight, I will try to find and interpret that special talent from someone, whether he realize it or not, is an artisan: Candraditya Imanda.

Saya meyakini, bahwa kegusaran akan ketidaksempurnaan adalah bahan bakar utama akan semangat seorang artisan. Mengkritisi kemampuan akan sebuah wujud, dan mencoba membuat sesuatu dengan nilai yang lebih. Namun, tidak semua pihak yang mendeklarasikan dirinya sebagai artisan mampu mewujudkan isi dari pikirannya. Dibutuhkan kemampuan-kemampuan spesial, dan itulah yang membedakan & mendefinisikan seorang artisan.

Malam ini saya akan mencoba menerjemahkan & mencari kemampuan spesial itu dari seseorang yang entah ia sadari atau tidak, adalah seorang artisan: Candraditya Imanda.

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom shootupnride.com

My first meeting with “Kakek“, that’s how he usually called with, starts from my curiosity of “The Vulgar Display of Light” shining from his work that I capture from his workshop, Weekend Led Custom.

And as promised, there will be a night where Kakek will show me one of his masterpiece, the canvas for his creativity and philosophical values, with many point that made him qualified enough to be featured on SNR’s “I Am What I Ride“.

Perkenalan awal saya dengan sosok yang akrab dipanggil “Kakek” ini diawali dari rasa penasaran akan “cahaya yang terbit dari motor“, yang pertama saya tangkap dengan kamera saya dari workshop-nya, WeekEnd LED Custom.

Dan sesuai janjinya, akan ada malam dimana Kakek memperlihatkan salah satu karyanya yang menjadi kanvas akan segala kegusarannya, nilai-nilai filosofis, serta poin-poin yang menjadi kualifikasi akan “I Am What I Ride” dari SNR.

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom shootupnride.com

And here she is: A Suzuki UW125FS taking the spotlight in the middle of the darkness at Tlogo Putri, Kaliurang. It’s not a bike that I commonly encounter, yet it ain’t having an extreme modification to differentiate herself from the other Hayate.

And here she is: Sebuah Suzuki Hayate 125 putih berpose di kegelapan Tlogo Putri, Kaliurang. Bukan motor yang sering saya jumpai, namun juga bukan motor dengan ubahan sangat ekstrem untuk membedakannya dengan Hayate lainnya.

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom shootupnride.com

Michelin Pilot Sporty, Givi E55 Tech (Or as we love to call it: Maksiat, derivated from ‘Maxia’), aftermarket visor for Ninja 250Fi, and Z250 stock mirror are some of the spot-on addition that I could mention pronto. Not something grandeur, eh? It’s simply because this Hayate mainly focused on the light-work.

Before I prepared my instinct to snap that “light“, I asked its master about the concept of this Hayate…

Ban Michelin Pilot Sporty, top-box, visor dari Ninja 250Fi serta spion dari Z250 adalah modifikasi yang saya absen sekilas. Ubahan ringan bukan? Karena modifikasi yang Kakek tanamkan lebih diprioritaskan kepada “cahaya” yang Hayate ini mampu pancarkan.

Sebelum saya mempersiapkan insting fotografi untuk menangkap “cahaya” itu, saya menginterogasi Kakek akan konsep dari Hayate ini…

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom shootupnride.com

“My Hayate carried out various duty: A daily bike, a dependable tourer, and a demo bike to show what WLC could do with illumination. Three roles with it’s specific needs..”

“Elegant looks in symphony with simplicity, it’s all that I need for a daily bike. Who could stand to ride a bike with far too complex and too much light installation, everyday? Like life isn’t hard enough to be bothered with burdensome light installation.”

“But to be a tourer in Indonesia, we also need a proper light with extra power & endurance. Moreover, Hayate isn’t designed to be a cross-province tourer bike.”

“Hayate milik saya ini…Adalah motor dengan tiga tugas : Daily bike, tourer yang bisa diandalkan, dan demo bike akan kemampuan WLC akan instalasi iluminasi. Tiga tugas dengan kebutuhan spesifik masing-masing…”

“Simplisitas dengan tampilan elegan, itu yang saya butuhkan akan daily bike. Siapa yang tahan mengendarai motor dengan lampu yang kompleks untuk menemani kegiatan sehari-hari? Hidup sudah berat, jangan ditambah dengan lampu motor yang rumit.”

“Namun untuk kebutuhan tourer di Indonesia, dibutuhkan daya lampu dengan kekuatan & ketahanan yang lebih. Terlebih untuk motor yang dirancang bukan untuk berpetualang antar provinsi seperti Hayate.”

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom shootupnride.com

“I also utilize this Hayate as a test unit for parts and skills which will WLC offer to customer. Is it proper enough to shine through the mist and the darkness of Indonesian landscape? Is it reliable enough?”

“These ability implemented in my Hayate, is the face of WeekEnd LED Custom. A hard work, indeed, but that’s the spirit. That’s why I keep innovating on this bike.”

“Saya juga menjadikan Hayate ini sebagai unit tes parts & skill yang akan WLC tawarkan kepada kustomer. Apakah kekuatannya dapat dipertanggung-jawabkan? Kehandalannya melibas pekatnya kabut & gelapnya alam Indonesia?”

“Tiga kemampuan itulah yang menjadi karakter akan WLC, yang saya implementasikan kedalam Hayate ini. Sebuah tantangan sulit memang, namun itulah yang menyemangati saya terus menyempurnakannya…”

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom Projector HID shootupnride.com

“To top off the elegant and simplicity ambience, I recast Hayate’s face which normally use a twin headlight with something that looks sharper, by drawing the attention to only one projector at the center. It did give my Hayate a different personality from others, isn’t it?”

Well I won’t debate that statement…But since the auxiliary light consume more space on the bike, it would look intrusive with the bazooka-looks-alike add-ons do they? Yeah, maybe some guys love that ADV feels on their bike, but not with this man..

“Untuk mengejar sisi simplisitas & elegan, saya merombak wajah Hayate yang awalnya identik akan twin-headlight yang bagi saya seperti terpisah, dengan konsep mata yang lebih runcing, terpusat akan proyektor pusat. Membuat Hayate ini lebih berkarakter dibanding Hayate lainnya bukan? (saya akui, gara-gara Hayate Kakek ini saya pangling saat melihat Hayate lain! – ryhn)”

Lalu, bagaimana dengan lampu-lampu sorot tambahan yang membutuhkan ruang lebih akan headlamp & body motor? Bukankah Hayate ini akan terlihat intrusif dengan lampu-lampu khas ADV ala bazooka? Orang lain mungkin mengejar tampilan garang ala ADV, tapi tidak untuk Kakek…

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom Projector HID shootupnride.com

He puts a grin on his face, pointing some spot on the Hayate: Well f*ck, he hide those enormous lamp inside Hayate’s body! So that’s how he keep this bike as elegant as possible, as a daily bike. It then raised another question in my mind: with that kind of placement, will it do justice to the function?

“That’s the challenge. I spend countless cups of coffee, ridiculous amount of cigar’s puff, and almost all of my ideas for my Hayate. I also did some test-run to dark-and-darker place, just to see how well these hidden lights works with such kind of placement.”

Kakek sembari tersenyum menunjuk beberapa titik di tubuh Hayate : Rupanya dia menyembunyikannya kedalam beberapa bagian tubuh Hayate! Tampilan tetap elegan sesuai dengan kebutuhan sebagai daily bike. Namun itu menantang akan bagaimana titik sinarnya tetap berguna sesuai fungsi lampu sorot, misalnya untuk menerangi kabut?

“Itulah tantangannya. Hayate ini sudah menghabiskan banyak pemikiran, bercangkir-cangkir kopi & tembakau serta percobaan yang saya lakukan seperti touring ke beberapa medan gelap, untuk mencapai posisi lampu “rahasia” yang paling efektif.”

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom Projector HID shootupnride.com

So how’s the result? I must admit, this is the most shining Hayate that I ever encounter, literally! Extensive range of light with just the right intensity to match every terrain they will soon to conquer. And I still amazed that this bike isn’t a full-blown ADV tourer with it’s humongous light “fangs“.

Yes, it’s still the humble-look Hayate which still ride it’s way to grocery shop, deliver some package, and pick Kakek’s son and daughter from their school. That lefts me with one question…

Bagaimana hasilnya? Saya akui, Hayate ini adalah motor yang paling terang yang pernah saya temui! Jangkauan lampu yang luas, dengan intensitas cahaya yang kuat untuk segala medan. Yang mengherankan adalah, Hayate ini bukanlah full-blown ADV tourer dengan segala kegarangannya.

Ya, Hayate ini masih tetap dengan kesederhanannya. Fungsional untuk mengantar belanja, paket & membonceng anaknya pulang sekolah. Namun ini menyisakan satu pertanyaan bagi saya…

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom Projector HID shootupnride.com

“I see your concern. You think that this Hayate would be too harsh for opposed rider, right? Well, it could be a yes, or a straight no…”

“This bike had three ability lies deep down in the concept, so there are three “face” that I could put to fit just what I need.”

“There’s a side that safe to opposed rider coming in my way, a side where it could show it’s wide range and enough intensity to conquer all kind of terrain, and also a side to show how WLC could create such kind of illumination coming out of my wild imagination…”

“Saya bisa menebak pertanyaannya? Silaukah lampu Hayate ini? Jawabannya bisa ya dan tidak…”

“Karena Hayate ini memiliki tiga kebutuhan dalam konsepnya, ada tiga “wajah” pula yang dapat saya perlihatkan sesuai kebutuhan.”

“Tersimpan wajah yang tetap nyaman dalam pandangan pengguna jalan lain, ada juga wajah yang memiliki jangkauan lampu yang luas, dengan intensitas cahaya yang kuat untuk segala medan, dan wajah akan bagaimana WLC mampu mewujudkan iluminasi akan imajinasi liar saya…”

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom Projector HID shootupnride.com

So why should he compromise and take a burden to create a multi purpose installation for his bike? Isn’t great to see this Hayate as the most shining and illuminating bike that WLC ever build? Isn’t that the actual purpose and the sole reason of why WLC well-known as the best light-for-bike workshop in Indonesia?

Looking deeply at his masterpiece, the answer coming out from his mouth with another blow of his cigarette :

“It’s because I’m a rider too. I’m not a racer or a light tester in a closed area. I’m like all you guys, a rider who enjoyed riding in Indonesia with all of it’s inhabitant and plurality…”

“…and this Hayate is a reference for anyone who willing to know how WLC build the light. Maybe there’s someone that would see this as a lack of perfection in my imagination, but trust me, there’s no better experience than to actualize your work into something real, not just something that only I could enjoy myself…”

Mengapa harus sampai menuruti kompromi dan toleransi seperti itu? Bukankah akan lebih total jika menjadikan Hayate ini menjadi motor paling terang yang WLC hasilkan? Konsep itu kan yang bisa menjadikan WLC menjadi workshop lampu motor paling terang dari Indonesia?

Sambil menghembuskan asap tembakau, Kakek menjawabnya sembari memandang karyanya :

“Itu karena saya juga seorang rider. Saya bukan pembalap atau tester lampu di area yang tertutup. Saya sama seperti kalian, seorang pengendara motor yang menikmati kegiatan riding di jalan umum Indonesia, dengan beragam latar-belakang para penghuninya…”

“…Dan Hayate ini pula yang saya jadikan acuan akan bagaimana gaya WLC memodifikasi lampu. Mungkin terkesan mengurangi kesempurnaan akan karya imajinasi, namun tidak ada pengalaman terbaik selain berkarya, yang tidak hanya dinikmati oleh pikiran saya saja, namun berhasil terwujud kedalam dunia nyata dengan segala aturan & tantangannya…”

Candraditya Imanda Suzuki Hayate 125 Weekend LED Custom Projector HID shootupnride.com

Ah, it’s an answer that makes me confident that his figure as a real artisan in bike illumination world. When asked about this artisan title I gave him, he just simply answer :

“I think we shouldn’t be confused with that kind of title. I am what I am, a man who never be satisfied with a bike illumination capability, and I will always try to bring out a bike’s true character with my illumination work…Just write it down like that.”

Ah, itulah yang membuat saya semakin yakin akan sosok seorang artisan dunia iluminasi cahaya motor dari Kakek. Namun ditanya akan gelar yang saya berikan kepada dirinya, Kakek hanya menjawab :

“Saya rasa, kita tidak perlu bingung akan klasifikasi seperti itu. Saya ya Kakek WLC, seseorang tidak pernah puas akan kemampuan cahaya motor, dan mencoba mewujudkan karakter akan motor melalui iluminasi cahaya…Tulis saja seperti itu.”

WeekEnd LED Custom Facebook Profile

10 Comments

  1. yg punya motor si surya yang sempet jadi penyiar mtv insomnia ya? #eh :D

  2. berasa nonton pilem tron setelan liat flare biru dari headlamp,,

Submit a comment