Daily Ride is When I’m Having Fun

In Uncategorized

yellowish-attempt-5

Good day for all of you striders! My name is Vincent (as another web-dwellers call me). I am here to talk about my daily ride.

Selamat berjumpa lagi Striders! Perkenalkan, saya Vincent (begitulah para penghuni internet biasa menyebut saya). Saya disini buat ngomongin soal riding harian saya

Hmm, riding harian? riding di kota yang padat? kedengerannya datar dan sangat biasa ya?

Well….daily ride? short distance ride? city ride? sounds plain and very usual for most of us, right?

Tapi buat saya, riding harian adalah saat-saat dimana saya bersenang-senang. Karena hanya riding harian di kepadatan kota aja yang sekarang bisa saya jangkau. Mengapa? penjelasannya ada di bawah….

But for me, a daily ride is when I’m having fun. Because it is the only ride that I could do for now. Why? I will explain it below…..

yellowish-attempt

Riding jarak jauh bukan pilihan buat saya, soalnya saya punya penyakit sendi (sebut ajah rematik biar gampang). Tapi seenggaknya, saya tetep nyoba buat bersenang-senang dengan kawan lama saya, Altia, si Shogun 110 tua yang sudah ada di keluarga saya dari saya masih SD. Dan sejujurnya, riding bisa jadi semacam obat penghilang rasa sakit buat saya (saya yakin, fellow Striders juga demikian)

Far distance riding is not an option for me, because my joints was suffer from Rheumatoid Arthritis. But anyway, I still tried to have fun with my old mate, Altia, a simple (and quite aging) Suzuki Shogun FD110, that accompanied my family since I was an elementary schooler. And you know, riding is such a painkiller for me (and maybe for the most of you, Striders).

When you are with me, I’m free

I’m careless, I believe

Above all the others, we’ll fly
This brings tears to my eyes

My Sacrifice

Creed-My Sacrifice

yellowish-attempt-3

Waktu-waktu kami berduaan, ngga cuma pas berpacu di jalan aja, tapi juga pas terjebak di lampu merah misalnya. Yah, itulah realita yang saya (dan kita semua yang tinggal di kota) harus hadapi karena kita milih buat jadi city rider. Saya sendiri mulai belajar lebih sabar di jalan, berbagi jalan dengan pengguna jalan lain, dan menghargai mereka (masih proses sih…). Dan, city ride juga ikut membantu saya buat memahami teknik-teknik bemotor kayak countersteering, cara menyalip yang (agak) benar, dan membelok dengan sigap. Terakhir, saya juga mulai belajar soal group riding (di lalu lintas yang padat, dengan saran dan arahan Dhey).

Yeah, a quality time for me and my mate, Altia, just two of us…

…(even when we had to stopped because of red traffic light). But it is the reality that I (And I’m sure, most of you) faced because we choose to be a city thrasher. I had learned to be more patient when I ride, to share the road when I could, and to respect others (I still work on it, to be honest). Still, city ride also help me to learn more motorbiking techniques, such as countersteering, how to make a good overtaking, and and to be more swift on the corners. Even I had learned group riding a bit (in a city traffic, and day by day, I guess my skills are getting better, thanks to Dhey for advice).

ken

Oke, konsekuensi lain dari city ride adalah MACET. Bahkan saat siang udah beranjak ke peraduannya. Tapi ngga buruk-buruk amat ternyata. Karena macet ini pula, saya bisa motret foto diatas. Papan iklan, lampu-lampu motor yang kemerahan, semuanya ngasih saya impresi lain mengenai city riding. Jujur aja sih, dari situ kita jadi bisa melihat “kecantikan” dari satu hal menyebalkan bernama MACET

Well…another consequences of city ride, even when night is rises, is a notorious traffic jam. But it is not as bad as we thought. Thanks to traffic jam, I could take this pic (enough time to take a cellphone outta my pocket and shot this pic). Banner lights, and especially another bikes taillight. It gives me another impression about city riding. To be honest, it is beautiful. 

yellowish-attempt-2_filtere

Jadi seorang rider harian yang kerjaannya berpacu di kota, bukan berarti ngga bisa seneng-seneng. Ya, kota adalah taman bermain buat saya. Menarik gas dan membikin mesin teriak di jalan lurus, riding di malam hari (saya suka banget sama suasana malem hari).

Singkatnya, saya cuma mau ngingetin, keterbatasan kita bukanlah alesan bagi kita buat ngga bersenang-senang…

Being a common rider doesn’t mean that you couldn’t have fun. I have fun in my daily ride (and fun had an appropriate place, in playground, which in this case is city road). Bang my throttle in the straight road, nite ride  ( I enjoyed the ambiance of it, for sure).

I just want you to remember, that our limits couldn’t be a reason to not having fun…

20 Comments

  1. gk macet, gk asik… eh, saya mah manggil nya ko om ken ya?? mahiwal…

  2. Salah satu kekurangan saya kalo riding dalam kota (apalagi macet), saya pasti ngantuk. So, seneng banget kalo masih ada celah buat selap selip..bikin ngantuknya ilang :mrgreen:

  3. itu yg selalu sy bilang (terutama ke diri saya sendiri) “cobalah mencari hal menarik dalam setiap situasi (riding)”, jd kita bs menikmatinya :)
    Entah itu city ride, riding jarak jauh.. klo mau, selalu ada hal menarik yg bikin kita tersenyum (meski mungkin lbh sering bikin mencak2 :( )
    Mulai dari mikir krn nemu riding style yg aneh (entah atas alasan apa ada yg riding dengan kedua kaki menggantung, alih2 berpijak di foot step), deg-dengan krn lady biker yg tampak belakangnya “ehem..” atau ngakak liat ababil selap-selip ga jelas lantas gubrakkk..#Eh

    • hal yang menarik itu banyak mas Dab

      *contohnya waktu kemarin ada yang nyalip saya pas traffic jam lewat trotoar. Saya klakson, dia noleh kebelakang, tapi ga lama.
      mungkin pelototan saya lumayan menyebalkan buat dia :lol:

  4. riding motor, khususnya harian itu, seperti refleksi kehidupan kita sendiri, ada yang sedih, seru, lucu, menegangkan, bikin marah, menyejukkan, pokoknya all in one lah :D

    alhamdulillah bgt terlahir jadi orang yang bisa mengendarai motor :D

  5. kalau saya sengaja pilih jam kuliah pulang malam, biar bisa nikmatin night riding :mrgreen:

    • saya yang ga bisa milih jam kuliah pun ujung2nya sengaja pulangnya dimalemin biar bisa nikmatin suasana malam :smile:

      adem dan segar…kalo siang2 dan macet rasanya sumuk (tapi ya dinikmatin sajah kalo ga bisa ngindar hehe)

  6. Sampe sekarang ngga pernah riding jauh-jauh sih. Mau ngga mau ya enjoy di city ride aja. You know, i don’t have riding lisence :mrgreen:

Submit a comment