It’s been years, and keep going on – Part 1: Intro – Setyawan Aribowo

In IAmWhatIRide, lifestyle, Riding Story, [StRiders]

Pertama saya mengenalnya di salah satu forum online terbesar di Indonesia 2009 lalu sebagai Szettanalas, itu ID-nya. Iya Kaskus. Pada masa itu saya sedang getol-getolnya menekuni teknik performance riding dan Szettanalas yang sudah, ehm.. berpengalaman, tidak sungkan berbagi dengan teman-teman di forum yang masih penasaran-penasarannya.

Hampir 10 tahun berselang, kesempatan saya dan Szettanalas bertatap muka dapat dihitung jari: Sekali. Kamu bahkan ga perlu jari untuk menghitung, sebenarnya. Namun pengalaman tak akan berbohong. Di kesempatan ngobrol yang langka itu, cerita dan ilmu baru mengalir bersama waktu seperti udara panas di knalpot freeflow..

IMAG0149 as Smart Object-1

Introduksi:
Melihat linimasanya di medsos yang isinya kebanyakan soal motor, saya hampir ga ingat kalau ia juga seorang arsitek. Penampilannya terlihat seperti pria berumur berumur 30-an pada umumnya. Kecuali ia bukan kepala 3 lagi, karena berdasar pengakuannya ia memulai ini semua di tahun ’88. Tapi kalian ga bakal tahu kalo saya ga bilang barusan.

IMG-20160106-WA0016 as Smart Object-1

Masih hasil dari stalking medsosnya, saya melihat beberapa foto-foto yang berbau gym. Dan di obrolan singkat kami sempat membahas soal pola olahraga, makanan dan gaya hidup teratur yang ia jalani. Rasanya janggal saat mendengar bahasan seperti ini dari seorang rider. Karena selama ini yang umum digambarkan kehidupan bermotor identik dengan kebebasan, bahaya, adrenalin, escapism, dll. Ngomongin sesuatu yang teratur atau rutin agaknya seperti kutub yang berbeda.

Namun saat yang skill dan stamina riding seorang Szettanalas dapat mempermalukan rider yang lebih muda macam saya, bisa bilang apa? 70 lap di Sentul besar? Makasih, ga usah repot-repot tawarin kesempatan itu ke saya. Terlebih menunya bukan free ride asal ngegas bersenang-senang, tapi tes ketahanan mesin, dan seringkali.. motor balap. Mulai dari 150cc sampai 1000cc.

_MG_4795 as Smart Object-1

So, buat kalian yang bukan trackday junkie, biar saya cerita dikit: Suhu sirkuit selalu lebih panas daripada jalanan umum, racingsuit itu berat untuk dikenakan, sekedar berada di dalamnya tanpa riding itu macam sauna. Berkendara all out itu menuntut total fokus dan menguras stamina. Ada alasan kenapa ada kata sport di istilah sportbike dan sportriding. Capeknya mungkin setara dengan ngegym. Dan motor balap itu all about performance, ngegas rasanya dijambak, ngerem rasanya ditoyor dari belakang. Sebadan-badan.

Kisi-kisi dari kami sudah lumayan banyak. Striders dengan hashtag #rentalrider akan seketika mengidolakan Om ini. OmSzett, begitu saya memanggilnya. Banyak hal yang bisa saya gali dari pengalamannya mencoba berbagai tipe motor dengan berbagai kubikasi, dari perjalanannya ngulik teori dan praktek soal teknik riding, juga membahas soal perubahan bentuk dan teknologi sepeda motor dari masa ke masa dari sudut pandangnya.

IMG-20180129-WA0004 as Smart Object-1

“Motorcycling itu gak hanya mengenai alat transportasi, benda teknikal dan hasil engineering belaka. Ternyata lebih dalam lagi. Bisa juga jadi pelajaran kehidupan untuk mencapai keberhasilan. Aksi-reaksi, sebab-akibat, konsekuensi tindakan, dll.”

10551441_10152593693699906_5194920927001537049_o as Smart Object-1

Bagian yang paling kami suka adalah bagaimana kehidupan permotoran membentuk pola pikirnya sekarang. Dengan itu semua nampaknya cukup untuk membuat kalian penasaran, Striders. Seperti apa pemikirannya sekarang, dan yang lebih kongkrit, sesuai dengan yang kita bahas selama ini soal #iamwhatiride : Motor apa yang jadi motor impiannya?

Cukuplah kami buka secuplik dari cerita kehidupan motornya. Di part berikutnya, kami biarkan ia yang bercerita. Ciao!

*Some shots above belong to @chrysa_muh, cek his instagram for more actions!

Submit a comment