Hero Of The Day, Adhani Jauhari & Rihanna

In [StRiders]

Born as a 90’s product, my fondest memories of the (still) young & foolish era are : Thuggin’ & blastin’ some fools around de_dust map, that’s right, the golden era of Counter Strike. Either as a Terrorist or Counter one, what makes me addicted to that Valve L.L.C. masterpiece are how, a kid from remote village like me can feel & dream as a hero (or an anti-hero one).

Unsurprisingly, even I had moved on from being a QWERTY-soldier and back into the harsh of reality world, the rush of heroic act still dwelling inside my brain, transforming into my motorcycle life, like how I feel like Gun Koma while I ride, or getting Erv Kanemoto-moment when I wrenching around SPECTRE (my GL-Pro Black Engine)…

Do you readers also getting that similar moment when you around your motorcycle?

Lahir dengan nomor rangka yang diawali “1992”, memori paling menarik dari era “Muda & Menggila” (err, masih sih) adalah : Menjadi pembantai player lain di de_dust, that’s right, the golden era of Counter Strike! Entah menjadi teroris atau CT, yang membuat saya teradiksi pada maha karya Valve L.L.C. itu adalah bagaimana bocah kampung(an) seperti saya bisa merasakan & bermimpi menjadi pahlawan.

Tidak heran, sekalipun saya sudah move on dari tentara bersenjatakan keyboard, sensasi heroik masa-masa itu tetap berkerak di otak saya, dan bertransformasi dalam kehidupan motoris saya, seperti saat saya merasa menjadi Gun Koma saat mengendarai SPECTRE, atau merasakan momen ala Erv Kanemoto sewaktu membongkar motor biadab itu. (Itulah mengapa GL-Pro Black Engine itu dinamakan SPECTRE )

Apa kalian juga punya momen serupa ketika kalian berada di sekitar motor?

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-KYT-E-Race--Shootupnride.com-3[1]

For today story, one of avid contributor (and constant bullied Striders) from Wates, Adhani Jauhari, will recite his heroic moment while he ride his bike, a zenki CBR-150R that named Rihanna. Well, bitch have better hear their stories!

Untuk kisah hari ini, salah satu kontributor paling rajin (dibully) dari Wates, Adhani Jauhari, akan menceritakan momen heroik-nya saat mengendarai CBR-150R generasi pertamanya yang ia namakan “Rihanna”. Well, bitch have better hear their stories!

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-10[1]

“Hello Shootupnride, Adhani here taking charge of today SNR’s storyteller duty. For Striders that had messing around SNR’s old archive will remember how me & Rihanna graced this post, and promised to Reyhan for our story.” (it dates : TWO YEARS AGO!-ryhn)

“There was loooots of stories that me & Rihanna had carved on our memories, either on my personal blog, or using photos-medium that spread on my Instagram. But one that still thumped my nerves are our last ride on Maguwoharjo International Stadium, practicing performance riding for flexing Rihanna’s muscle.”

“Hello Shootupnride, Adhani disini mengambil alih tugas pendongeng SNR. Para Striders yang taat membaca arsip lama SNR akan ingat bagaimana saya & Rihanna berpose di post ini, dan berjanji akan membagi kisah kepada kalian di website penghisap bandwidth favorit saya selain x*******.com.”

“Banyaaak sekali kisah saya & Rihanna yang terpatri di memori kami, entah terpapar di blog personal-ku (hiraukan debu-debu akibat jarang dibukanya!), atau menggunakan media foto untuk dipajang di akun Instagram saya. Namun salah satu yang paling menggebu-gebu ingin saya ceritakan adalah saat kami berpacu bersama di Stadion Internasional Maguwoharjo, berlatih performance riding untuk meregangkan otot Rihanna.”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-3[1]

“What’s so interesting to blasting around the home stadium of PSS Sleman? There was no real corner with ARMCO-guarded like Sentul for example, only old tires act as an arch to guide of “circuit”, looking lame compared to your city’s circuit huh?”

“Apa sih menariknya menggila di kandang PSS Sleman ini? Tidak terlihat tikungan “asli” dengan ARMCO ala Sentul, hanya tersedia ban-ban bekas yang menjadi pedoman akan “sirkuit”, tidak semenarik sirkuit di kotamu yah?”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-2[1]

It’s okay, even the corners are very grassroots-looking, charging into it always feels amazing! Making Rihanna drop its arse, controlled by my hands at throttle aren’t experience that I’d always taste on public roads…”

“Tidak apa-apa, sekalipun tikungannya terlihat “merakyat”, menyapu setiap sentimeternya selalu terasa mengagumkan! Membuat bokong Rihanna twerking melalui throttle bukanlah sensasi yang selalu saya rasakan di jalan raya…”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-9[1]

“…And getting knee sliders rubbed on asphalt? Man, that’s what makes me loves riding motorcycles. Even on thousand times, it always feels like the first time, the rush, the sensation, the melted sliders & tires…”

“…Dan saat melumat knee sliders di aspal? Man, itulah yang membuat saya menyukai mengendarai motor. Sekalipun sudah ribuan kali, setiap kali merasakannya selalu seperti pengalaman pertama, sensasi & rasa tegang saat ban & sliders meleleh…Oh yeah!”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-6[1]

“Ah I forgot the theme of this post, heroic experiences right? How about the taste to out brake professional racers on their fully-prepped bikes? It’s like ravaging higher Town Hall level at CoC, except this time guts & knowing Rihanna’s front stiletto limit are the keys…”

“Sial, hampir lupa tema post ini, pengalaman heroik bukan? Bagaimana saat saya merasakan sensasi late braking bersama pembalap dengan motor profesional mereka? Seperti mengacak-acak TH lebih tinggi di CoC! Sekalipun kali ini keberanian & mengetahui batas kemampuan kaki Rihanna adalah kata kuncinya…”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-7[1]

“But still, its hard attacking them with their proper riding gears & spectacular lean angles. Makes me want to fitted more hardcore mods to Rihanna and getting a racing suit for more serious battle mode. I guess that’s the symptoms of track day bug huh?”

“Tetap saja, sulit bersaing dengan mereka yang mengenakan riding gear yang lebih proper, membuat saya bernafsu ingin memasang ubahan-ubahan kelas berat pada Rihanna, dan tentunya memakai wearpack untuk battle mode yang lebih serius. Saya rasa, itulah indikasi sudah terjangkit virus track day…”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-12[1]

“The heroic feels also reinforced by lots of spectators seeing us leaning on Maguwoharjo asphalt. Maybe someday one of them will be sparring partners for me & Rihanna, just like the 1st time I witnessing professional racer practices at Maguwoharjo, and thinking :”

“Someday I will be the one of the riders that tears the track here…Someday”

“Perasaan heroik itu juga diperkuat dengan banyaknya penonton melihat kami cornering di aspal Maguwoharjo. Mungkin salah satu dari mereka akan menjadi sparring partner kami di masa depan, seperti saat pertama kali saya melihat pembalap profesional berlatih di Maguwoharjo, dan berpikir :”

“Suatu hari saya akan menjadi rider yang juga beraksi disini…Suatu hari”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Satria-FU-150-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-2[1]

“Now it makes me wondered, what’s the definition of hero, especially on motorcycles? Are it’s like Lord Rossi with his inhuman determination & lots of fanboys cheering him? Or a kindhearted motorcyclist who helping another who getting a problem? Maybe…”

“Membuat saya berpikir, apa definisi dari pahlawan, terutama di dunia motor? Apakah seperti Lord Rossi dengan determinasi ala Dewa & jutaan fanboy menyemangatinya? Ataukah motoris baik hati yang membantu orang lain yang terkena masalah? Mungkin itu…”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-13[1]

“But I believe, just like popular action cam tagline (the “Be A Hero” one to be exact, not the “Life. Camera. Action!”-one), everyone can be a hero on their motorcycle. Just knows & being ourselves, and try to find the higher limit of our bikes & skills.”

“I think OG of Superhero, Christoper Reeve said it betters :”

“A hero is someone who, in spite of weakness, doubt or not always knowing the answers, goes ahead and overcomes anyway.”

“Be it on asphalt of Maguwoharjo or proper tracks like Sentul and even the backroads on Kulon Progo (that’s my turf!) Me & Rihanna always strive to makes our times together being the memorable one, and hopefully, a heroic moment to be remember for.”

“Tapi saya rasa, seperti tagline action cam populer (yang “Be A Hero” itu), setiap orang dapat menjadi pahlawan dengan motornya. Cukup menyadari & menjadi diri kita sendiri, dan mencoba untuk mencari batasan lebih tinggi akan motor & kemampuan kita.”

“Mungkin OG akan Super Hero, Christoper Reeve Christoper Reeve said it betters :”

“A hero is someone who, in spite of weakness, doubt or not always knowing the answers, goes ahead and overcomes anyway.”

“Baik itu di aspal Maguwoharjo ataukah sirkuit seperti Sentul, bahkan di jalanan Kulon Progo (that’s my turf!), Saya & Rihanna selalu bersemangat untuk menjadikan waktu kami bersama selalu mengesankan, dan semoga, menjadi momen yang heroik untuk kami kenang.”

Adhani-Jauhari-Honda-CBR150R-Cornering-Maguwo-Shootupnride.com-16[1]

Phew, that’s what being a heroic on motorcycles means to Adhani. Be it a hero, or even an anti-one, every riders got their definition of that sensation that strikes their heart every time they ride their bikes. Now I’m gonna repeat my question at intro;

Do you readers also getting that similar moment when you around your motorcycle?

Don’t be shy to shares to us, be it on comment section or sent it on our mailbox ([email protected])!

Fiuh, itulah makna heroik diatas motor bagi Adhani. Sekalipun menjadi pahlawan, atau mungkin jadi lawannya, setiap orang punya definisi mereka masing-masing akan sensasi yang menjalar di perasaan mereka sewaktu berkendara. Saya jadi ingin mengulangi pertanyaan di intro post ini :

Apa kalian juga punya momen serupa ketika kalian berada di sekitar motor?

Jangan ragu untuk membaginya dengan kami, entah via kolom komentar ataupun melalui kotak surat kami ([email protected])!

9 Comments

  1. Bersama Rihanna sejak 2011, setahun kemudian iseng muterin Sermo. Lanjut dikenalin peformance riding nya keith code sama bantat & dhey, mulai main di maguwo ketemu simbah. Lalu kenapa sampe sekarang masih main di maguwo? Safer place to reach the limit and as you know, boys always want to release their desire… dengan rangsangan visual & suara yang pas. Good time to release this post cz Rihanna sudah dibawa orang. Hiks. Thanks SNR!

  2. Helm rare ngeri… Denger2 populasinya cuma ada beberapa lusin aja di tanah air…

  3. Adhani. memang anak yang punya skill di atas rata-rata. jadi inget pas riding bareng susur menoreh dengan dibumbui rintik hujan, dia bawa Rihanna bersama Bahtiar yang cuma bawa Spacy jauh meninggalkan rombongan yang lain, padahal yakin di medan tersebut kalo yang bawa orang biasa saja, CBR tak akan bisa melaju jauh meninggalkan yang lain. ya walaupun kadang terlalu pede hingga harus bercumbu dengan aspal. entah bagaimana nanti dia bersama istri barunya, belum ketemu (dan membully) dia lagi semenjak dia ganti tunggangan.

  4. baru sekali nyobain duduk diatas rihana, itupun waktu ditinggal kuncennya di bengkel warung DOHC..hahahaha

Leave a Reply to haryudh4 Cancel reply