A Merchant Exquisite Time, Alexander Reyner’s Sentul Trackday

In [StRiders]

There’s always short but refreshing moment on work time that we crave, even it didn’t cliché as “pleasant secretary service” of CEO of huge corporate… Wait, looks like I spent too many times on the dark side of internet storytelling…

Well, at least you got the idea. The coffee & cigar times on midday, greeting beautiful women at front desk, yeah, those quick but sparking moment. So, how about I recite story about those type of moment from you-know-who Striders, the great Alexander Reyner!

Ada momen-momen singkat namun menyegarkan yang selalu kita dambakan di waktu kerja, sekalipun itu tidak mengumbar fantasi seperti “layanan singkat & nikmat” oleh sekretaris pada CEO perusahaan besar…Sial, sepertinya saya terlalu banyak mengumbar nafsu di sisi gelap internet storytelling…

Setidaknya, kalian tahu maksudnya. Menikmati kopi & tembakau di waktu istirahat, menyapa para wanita di front desk, yeah, momen-momen singkat seperti itu. Jadi, bagaimana kalau saya menceritakan kisah akan momen seperti itu dari kalian-tahu-siapa-dia, the great Alexander Reyner!

andre r-tune mapping cbr 250r mc41 rc motogarage sentul pit shootupnride.com

Wait, where’s Reyner? Crap, looks like he goes to roam around Sentul circuit paddock, greeting another riders at AHC 4th Anniversary day, and remembering how archaic he subsists at CBR’s world, looks like he goes to roam for long. Oh well, at least I can enjoy “DJ” Andra’s from R-Tune playing his “music”, gobsmacking roar of Repsie!

Sebentar, dimana dia? Argh, sepertinya dia akan berkelana sekitar paddock sirkuit Sentul, menyapa rider-rider lain di acara AHC 4th Anniversary, dan mengingat sudah lama makhluk itu hidup di nusantara CBR, sepertinya dia akan beredar cukup lama. Setidaknya, saya bisa menikmati lantunan laknat dari “DJ” Andra dari R-Tune; Teriakan Repsie!

andre r-tune mapping cbr 250r mc41 rc motogarage sentul pit shootupnride.com

Maybe you can’t seen it clearly, but Repsie now sporting a new exhaust, FMF Apex. Compared to her ol’ trumpet, DBS Carbon, Repsie now sounds like tight-thumper mix with hostile barking of angry street dog, sounds more business for me! Asking Andra what he seeks from fettling Repsie ECU, he calmly answered :

“Just make her juice flowing richer”

Ow, sounds kinky!

Mungkin kalian tidak bisa melihatnya dengan jelas, bahwa Repsie mengenakan silencer baru, FMF Apex. Dibandingkan silencer lamanya, DBS Carbon, Repsie sekarang terdengar seperti mix antara thumper, dengan teriakan penuh ancaman akan anjing jalanan, tidak terdengar mengerikan namun percayalah, suara Repsie sekarang lebih meyakinkan.

Lalu apa yang Andra cari akan menyetel ulang ECU Repsie?

“Hanya membuatnya lebih basah”

Ha, now we’re (dirty) talking!

andre r-tune mapping cbr 250r mc41 rc motogarage sentul pit shootupnride.com

Here goes the man, prepared himself his machine for the battleground. Maybe you guys questioning, what’s Reyner jobs are after Pekundaran story? Let ask him.

“Well, after storming lots of companies, finally I knew what I seek : Selling motorcycle goods like riding gear, just like I did from my college days. Now, I want to make it more wholehearted dedication, and that’s how RC Motogarage born.”

Here she goes, disiapkan sendiri oleh pemiliknya untuk medan perang. Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa pekerjaan Reyner sekarang setelah event Pekundaran? Let the man answers by himself :

“Yah, setelah menyerbu beberapa perusahaan, akhirnya aku menemukan apa yang kucari : Menjual perlengkapan berkendara seperti yang kukerjakan sewaktu masa perkuliahan. Sekarang, proyek ini dirancang penuh dedikasi sepenuh hati, dan itulah awal RC Motogarage lahir.”

alexander reyner rc motogarage alpinestars shoei kushitani shootupnride.com

“…But, even it was my passion, sometimes I want break the boredom of my job, like answering customer or another marketing shit. So here we are, enjoying what makes RC Motogarage start, riding & enjoying motorcycle on the fullest. And because my limited time, I need something quick & memorable, so track day are our choice…”

“…Actually, my primary purpose of track time are for showing RC Motogarage swag vault to another rider, so don’t forget to capturing me & Repsie in action hahaha!”

…Namun, sekalipun itu passion terbesar-ku, terkadang aku ingin keluar dari hiruk-pikuk akan dunia marketing, seperti tanya-jawab dengan kastemer atau hal-hal menjemukan lainnya. So here we are, menikmati apa yang membuat RC Motogarage berdiri, mengendarai & menikmati motor dengan maksimal. Meski dengan waktu terbatas, akhirnya aku memilih sesuatu yang singkat & akan selalu teringat, track-day di sirkuit Sentul….

…Meski tujuan utama kami adalah menyombongkan gear-gear kelas kakap RC-Motogarage kepada rider lain, jadi jangan lupa untuk mengabadikan momen aku & Repsie buahahaha!

alexander reyner rc motogarage alpinestars shoei kushitani shootupnride.com

And it begins, the AHC CBR250 simulation race. Looking at Fahmi (one of AHC officials) hand signs, I doubt that does four laps at Sentul can satisfy Reyner & Repsie hunger of exquisite time?

Dan dimulailah simulasi race AHC kelas CBR250. Melihat gestur tangan Fahmi (salah satu tim panitia AHC), saya mempertanyakan apakah 4-lap di Sentul cukup untuk membayar rasa dahaga Reyner & Repsie akan waktu berharga itu?

alexander reyner grid praying sentul shootupnride.com

Alas, judging from their devoted gears & how he praying fervently, I think even on limited time, they want to make it their one of the best moment together. Or make it on one piece, hearing how ferocious another rider machine sounds…Well, Godspeed both of you!

Setidaknya, melihat perlengkapan & bagaimana khidmat-nya Reyner berdo’a, saya rasa di waktu terbatas ini, mereka akan membuatnya menjadi salah satu waktu terbaik mereka bersama. Atau setidaknya dapat kembali dengan utuh, mendengar bagaimana ganasnya rider lain di starting grid….Well, Godspeed both of you!

alexander reyner grid start sentul shootupnride.com

And bang! The race is started! Damn, I’d always admired Repsie grace on motion, the funky Repsol Valencia ’03 (AFAIK Rossi last ride with almighty RC211V), now on battle-mode with track-fairing, Supercorsas, special ALD-Graphics X-Twelve, accompanied by color-coordinated Atem suit…It was treat for us photographer!

Bang! Akhirnya balapannya dimulai! Damn, saya selalu mengagumi pesona Repsie sewaktu berlari. Livery “Austin Powers” dari tunggangan Rossi terakhir di Valencia 2003, lengkap dengan fairing balap, Supercorsa, X-Twelve spesial dari ALD-Graphics, dan tentunya wearpack Atem yang serasi…Santapan lezat untuk diburu para fotografer!

alexander reyner corner wall sentul shootupnride.com

For street-bred rider like Reyner, tackling chicane at Sentul always stirring special moment. Wide corners, high entry speed, aqua barriers (that always make Dhey cracking comment; “Damn, it always looks like public swimming pool!”), no wonder at warm-lap, Reyner didn’t strike with full-force…Yeah, just like the 1st time I untied girl bra…the shaking hands, drolling…Nah, forget it.

Untuk pengendara jalanan seperti Reyner, melibas chicane di Sentul selalu menjadi momen menggetarkan. Tikungan lebar dengan entry speed tinggi, barrier berwarna biru (yang selalu membuat Dhey berkomentar; “Sial, mengapa warnanya mirip dengan kolam renang umum!”) Tidak heran di lap pemanasan, Reyner belum melumatnya dengan kekuatan terbaiknya. Mengingatkan saya pertama kali melepas bra wanita sewaktu SMA…Tangan yang bergetar, air liur berceceran…Ah lupakan saja.

alexander reyner corner cbr 250r sentul shootupnride.com

After some laps, now comes Reyner & Repsie that I’d always known (well, not that I know them inside-out, wipe your disgusted face!) The notorious “Aa Ugal” (Mr-Reckless) now in focus & attacking moment, now on twice speed & lean-angle compared to smaller circuit like Gery Mang.

Setelah beberapa lap, akhirnya tiba Reyner & Repsie yang selalu saya ingat (err, minus kisah-kisah tolol di jalanan), sang “Aa Ugal” yang berada dalam zona penuh fokus untuk menyerang, dengan kecepatan & kemiringan lebih dibanding sirkuit yang lebih kecil seperti Gery Mang!

alexander reyner corner shoei alpinestars cbr250r repsol sentul shootupnride.com

Now I know why Reyner always came at Sentul every year. Not just meet with friends & partner, hustling bikes mercilessly, gasping breath at long turn, its…Err…Damn, I can’t explain it with words…You know, the feeling of being one with bike limitless, that makes many rider converted into track fiend.

Sekarang saya sadar mengapa Reyner selalu aktif ke Sentul setiap tahunnya. Tidak hanya bertemu dengan teman & rekanan, menyiksa motor tanpa ampun, merasakan kehabisan nafas di tikungan, namun…Ah, saya tidak dapat menjelaskannya dengan kata-kata. Kalian mungkin bisa merasakannya, menunggangi motor tanpa batas, yang membuat banyak rider menjadi jemaat sirkuit yang taat.

Honda CBR250 MC41 Repsol RC Motogarage Sentul Cornering

To be honest, judging from Reyner laptime & speed, it wasn’t equal with professional racer, even compared with another rider at this simulation race. But who gives a crap? Seeing another rider fully committed to his riding times always raises a smile & applause from me.

Jujur saja, melihat catatan waktu & kecepatan Reyner, tidak sebanding dengan pembalap profesional, bahkan dengan rider lain di simulasi balap ini. Tapi saya tidak peduli, karena melihat rider lain berkomitmen akan waktu berkendaranya selalu membuat saya tersenyum & memberikan aplaus kepadanya.

alexander reyner corner shoei alpinestars cbr250r peace sentul shootupnride.com

Just like Pont Pict visualizes at this video, track time wasn’t necessarily related to competition, it’s all about enjoying every moment with smile. Yeah, even on short time, with right attitude & frame of mind, it can be a wonderful moment with our bikes. A sort of pleasure from marketing job? Maybe!

Seperti yang divisualisasikan oleh Pont Pict & Panji di video ini, track day tidak selalu berkaitan akan kompetisi, namun tentang bagaimana menikmati setiap detik dengan rasa bahagia. Yeah, sekalipun singkat, berkat semangat yang tepat, apapun dapat menjadi momen yang menyenangkan dengan motor kita. Kenikmatan tersembunyi dari pekerjaan marketing? Mungkin!

alexander reyner storing cbr250r repsol sentul shootupnride.com

As Reyner said while preparing Repsie into storing cab :

“Getting dip into Sentul track maybe didn’t bring same intense experience compared to long-trip journey, but it always gave me a new perspective of speed. Yeah, some shit happens like problematic quickshifter that makes me can’t reveal all of her muscle, nah, it was me that can’t wield her at maximum…”

Reyner sendiri mengutarakan pengalamannya sewaktu menyiapkan Repsie ke truk storing :

“Menjejakan kaki ke trek Sentul mungkin tidak menawarkan pengalaman intens seperti touring jarak-jauh, namun setiap kali aku datang, selalu saja ada perspektif baru akan kecepatan. Yeah, terjadi kesialan-kesialan seperti quickshifter yang bermasalah, yang membuatku tidak dapat mengerahkan seluruh otot Repsie, ah bukan, itu bukan alasan baik untuk menutupi kekuranganku akan mengendalikannya dengan maksimal…”

alexander reyner storing cbr250r repsol duckface shootupnride.com

“…But having good times with your bike, showing your swags & makes RC Motogarage names sounding everywhere, who doesn’t like it? So here kiss from me for Shootupnride.com reader xoxo, and don’t forget to follow RC Motogarage at Facebook & Instagram for update of riding gear from our vault, see ya!”

Blegh…Same Reyner as always…A full-fledged rider & merchant at the same time…So guys, do you also got your interesting quickie-bike related times at jobs? Don’t hesitate to share with us!

…Tapi menikmati waktu-waktu menyenangkan dengan motormu, memperlihatkan gear-gear galak dari RC Motogarage yang mencuri perhatian orang lain? That’s how I enjoy this times dude! Jadi terima kecup penuh keringat dariku kepada kalian, dan jangan lupa ikuti update RC Motogarage Facebook & Instagram akan gear-gear terbaru dari kami, see ya!

Bah…Seperti biasa, sulit memisahkan antara Reyner sang pedagang & rider, so guys, apa kalian juga punya kisah-kisah selingan yang menyenangkan di waktu pekerjaan yang berkaitan dengan motor? Jangan sungkan membagikannya dengan kami!

Alexander [email protected]

9 Comments

  1. Awesome story and photos as always dear SnR crew. Makes me wanna play in Sentul again sometime soon, like after riding to Dieng next month. XD

    • Thanks for always cheering SNR Mas Rama, go get “fit” with Atlantica! Argh, it makes me miss last year ride to Dieng :(

  2. “track day tidak selalu berkaitan akan kompetisi, namun tentang bagaimana menikmati setiap detik dengan rasa bahagia”
    tjakepp

Submit a comment